Datang dua orang bertemu dengan kami, menawarkan sebuah konsep produk. Berkali-kali mereka menyampaikan bahwa ini inovasi baru, belum pernah ada di Indonesia. Dia yakin bahwa "barangnya" akan laris dan akan menggoyang pasar.
Dari cara menyajikan presentasinya, mengagumkan. Intonasinya terjaga. Bahasa tubuhnya bermakna. Bahasa asingnya fasih. Inovasi ini-- begitu mereka menyebut-- sudah dilakukan pengujian dengan masak, dan sempurna.
Setelah presentasi sang tamu tersebut, seluruh tim akuisisi produk kami menyatakan tertarik. Barangnya menarik dan bagus, begitulah penilaian buat sang "penjual ide" tersebut. Namun seorang diantara kami meminta agar keputusan akuisisi produk tidak dilakukan saat itu juga tapi ditunda.
Ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan BLT (Bantuan Langsung Tunai), maka salah satu kritik terbesar dari kebijakan ini adalah masalah bantuan yang salah sasaran. Ini disebabkan karena banyak pihak tidak percaya bahwa pemerintah memiliki data yang valid soal jumlah penduduk miskin yang layak menerima BLT. Kata mereka, ada orang yang tidak tergolong miskin tapi menerima bantuan. Ada juga orang yang dulunya memang miskin, tapi sekarang ini sebenarnya sudah tidak layak masuk golongan penerima BLT.
Anda mungkin mengatakan kompetitor terdekat sebagai bahaya nomor satu. Tapi saya mengatakan "perubahan". Mengapa? Perubahanlah yang bisa membuat produk Anda yang tadinya berkibar tiba-tiba meluncur ke bawah. Perubahanlah yang membuat bisnis Anda tadinya lancar seperti air tiba-tiba membeku seperti es.
Sebuah spanduk mencolok bertuliskan "You'll never walk alone" nampak diarak diantara ribuan orang di kota pelabuhan Liverpool, Inggris, setelah kesebelasan kesayangan kota itu Liverpool (The Reds) meraih juara Piala Champions.
Respon positif dari berbagai pihak atas penyelenggaraan Indonesia Franchisee of The Year (IFO) 2007 sungguh membanggakan. Konsep yang saya gagas satu tahun silam, telah menuai hasil, 30 franchisee terbaik telah terpilih. Mereka adalah insan-insan pilihan yang telah menyisihkan puluhan bahkan ratusan franchisee dari masing-masing merek.